Senin, 06 Februari 2012


PEMBAHASAN

2.1 PENEGERTIAN BODY MEKANIK
            Merupakan usaha koordinasi dari muskuloskeletal dan sistem syaraf untuk dapat mempertahankan keseimbangan dengan tepat.
Mekanika  tubuh adalah cara menggunakan tubuh secara efisien, yaitu tidak banyak mengeluarkan tenaga, terkoordinasi, sarta aman dalam menggerakkan dan mempertahankan keseimbangan selama beraktivitas.
Body mekanik memiliki 3 ekemen dasar ,yaitu:
1.      Body aligment (postur tubuh) merupakan susunan gometrik bagian-bagian tubuh dalam hubungannya dengan bagian tubuh yang lain.
2.      Balance (keseimbangan) merupakan keseimbangan tergntung pada interaksi antar pusat gravitasi,line gravitasi dan base of support.
3.      Koordinated ody movement (gerakan tubuh yang terkoordinasi)
Dimana body mekanik berinteraksi dalam fungsi mukuloskeletal dan sistem syaraf.

2.2 PRINSIP-PRINSIP BODY MEKANIK
                        Mekanika tubuh penting bagi perawat dan klien. Hal ini mempengaruhi tingkat kesehatan mereka. Mekanika tubuh yang benar diperlukan untuk mendukung kesehatan dan mencegah kecacatan. Adapun prinsip yang digunakan dalam body mekanik adalah:
1.      Gravitasi
Merupakan prinsip utama yang harus diperhatikan dalam melakukan mekanika tubuh dengan benar, yaitu memandang gravitasi sebagai sumbu dalam pergerakan tubuh. Terdapat 3 faktor yang perlu diperhatikan dalam gravitasi,yaitu:
·         Pusat gravitasi (center of gravitasi), titik yang berada dipertengahan tubuh
·         Garis gravitasi (line of gravitasi), merupakan garis imaginer ventrikel melalui pusat gravitasi.
·         Dasar tumpuan (base of suport) merupakan dasar tempat seseorang dalam keadaan istirahat untuk menopang atau menahan tubuh.

2.      Keseimbangan
Keseimbangan dalam penggunaan mekanika tubuh dicapai dengan cara mempertahankan posisi garis gravitasi diantara pusat gravitasi dan dasar tumpuan.
3.       Berat
Dalam menggunkan mekanika tubuh yang sangat diperhatikan adalah berat atau bobot benda yang akan diangkat karena berat benda akan mempengaruhi mekanika tubuh.

Beberapa gerakan dasar yang harus dipertahankan:
1.      Gerakan (ambulating)
Yaitu gerakan yang benar-benar dapat membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh.contoh orang berdiri dan orang berjalan.
2.      Menahan (squating)
Yaitu mempertahankan posisi dalam posisi tertentu.contoh orang duduk dan orang jogkok.
3.      Menarik (pulling)
Yaitu menarik yang benar-benar akan memudahkan dalam memindahkan benda. contoh:
1.      Letak pasien berada di depan kita(perawat)
2.      Posisi kaki dan tubuh saat menarik

4.      Mengangkat (lifting)
gunakan otot besar dari kulit ,contohnya mengangkat benda berat.
5.      Memutar (pivoting)
Yaitu memutar posisi tubuh ,contoh dari posisi kanan atau posisi kiri atau sebaliknya.

2.3 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAKANIK TUBUH
·         Status kesehatan
Status kesehatan dapat mempengaruhi muskuluskeletal dan  syaraf berupa penurunan koordinasi tubuh
·         Nutrisi
Menyebabkan kelemahan otot dan memudahkan terjadinya penyakit (kekurangan kalsium lebih memudahkan fraktur untuk tulang)
·         Situasi dan kebiasaan
Sering mengangkat benda-benda berat.seperti kebiasaan orang dikampung yang mengambil air dari sungai dengan meletakkannya di atas kepala ,dan dari situasi tadi menimbulkan kebiasaan yang menyebabkan terganggunya pusat koordinasi ataupun posisi yang salah dari kebiasaan itu.
·         Emosi
Kondisi psikologis seseorang dapat menurunkan kemampuan mekanika tubuh yang baik,seseorang yang mengalami perasaan yang tidak aman ,tidak bersemangat, dan harga diri rendah akan mudah mengalami perubahan dalam mekanika tubuh(body mekanik).
·         Gaya hidup
Gaya hidup dan perubahan pola hidup seseorang dapat menyebabkan sters dan kemungkinan besar akan menimbulkan kecerobohan dalam beraktivitas ,sehingga dapat mengganggu koordinasi antara sistem muskuluskeletal dan neurologi,yang akhirnya akan mengakibatkan perubahan mekanika tubuh.
·         Pengetahuan
Pengetahuan yang baik terhadap penggunaan mekanika tubuh akan mendorong seseorang untuk mempergunakannya dengan benar,sehingga mengurangi tenaga yang dikeluarkan.sebaliknya, pengetahuan yang kurang memadai dalam penggunaan mekanika tubuh akan menjadikan seseorang mengalami gangguan koordinasi sistem neurologi dan muskuluskeletal.

2.4 AKIBAT BODY MEKANIK YANG BURUK
            Penggunaan mekanika tubuh secara benar dapat mengurangi pengeluaran energi secara berlebihan. Dampak yang dapat ditimbulkan dari penggunaan mekanika tubuh yang salah adalah sebagai berikut:
·         Terjadi ketegangan sehingga memudahkan timbulnya kelelahan dan gangguan dalam sistem muskuluskeletal.
·         Resiko terjadinya kecelakaan pada sistem muskuluskeletal.seseorang salah dalam berjongkok atau berdiri maka akan memudahkan terjadinya gangguan dalam struktur muskuluskeletal, misalnya kelainan pada tulang vertebra.
            Postur adalah posisi tubuh kita ketika berdiri ,duduk ,atau berbaring pada ibu hamil terjadi perubahan body mekanik sehubungan dengan berubahnya titik tumpu pada ibu hamil. Hal ini terutama karena pertambahan berat badan diperoleh selama kahamilan dengan sebagian besar berat didistribusikan disekitar perut.
            Hal ini menyebabkan  pusat gravitasi ibu hamil menggeser ke depan yang menghasilkan lebih rendah kelengkungan tulang belakangnya .

2.5              ORGAN YANG TERKAIT DENGAN BODY MEKANIK

1.mekanika tubuh
 merupakan usaha untuk mengkoordinasi sistem muskuluskeletal dan syaraf sehingga individu bergerak, mengangkat, duduk, berdiri, berbaring dan melakukan aktivitas sahari-hari dengan sempurna.
2.Koordinasi gerakan tubuh membutuhkan integrasi fungsi sistem skelet, dan sistem syaraf.

·         Sketel
skelet mendukung struktur penyokong tulang untuk bergerak, menghubungkan ligamen dan otot, melindungi organ penting mengatur produksi kalsium dan sel darah merah. 
·         Sistem saraf
Mendukung gerakan awal dan kontrol gerakan volunter
3.                  organ yang terkait
otak yang bekerjasama dengan telinga. Didalam telinga terdapat koklea yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Keseimbangan:
Pada telinga nervus yang terbesar dalam kanalis semisirkularis menghantarkan impuls-impuls menuju otak. Impuls-impuls ini  dibangkitkan dalam kanal-kanal karena adnya perubahan kedudukan cairan dalam kanal atau saluran-saluran itu.hal ini mempunyai hubungan erat dengan kesadaran kedudukan kepala terhadap badan. Apabila seseorang didorong ke salah satu sisi maka kepalanya cenderung miring  ke arah lain (berlawanan dengan arah badan yang didorong) guna mempertahankan keseimbangan, berat badan diatur, posisi badan dipertahankan sehingga jatuhnya badan dapat dipertahankan.

IBU HAMIL
·         Cara berdiri yang benar
a.       Kepala tegak dengan dagu masuk jangan miring kedepan,kebelakang, atau kesamping
b.      Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu
c.       Jauhkan tulang belikat kebelakang dan dada depan
·         Cara duduk yang benar
a.       Duduk dengan punggung dan bahu lurus.pantat harus menyentuh sandaran kursi
b.      Duduklah dengan pendukung punggung/back support (seperti handuk kecil digulung atau roll lumbar) pada punggung anda.
·         Posisi mengemudi yang benar
a.       Gunakan pengganjal punggung (roll punggung ) pada lekukan punggung, lutut sejajar atau lebih tinggi dari pinggul
b.      Pindahkan tempat duduk dekat dengan kemudi untuk mendukung lekukan punggung, tempat duduk harus cukup dekat untuk memungkinkan lutut menekuk dan kaki mencapai pedal.
c.       Jika kendaran dilengkapi dengan kantong udara, sangat penting untuk memakai sabuk bahu dan sabuk pangkuan.
·         Cara mengangkat benda yang benar
a.       Jika harus mengangakat benda jangan coba untuk mengangkat benda-benda yang melebihi 20 kilogram.
b.      Sebelim mengangkat benda pastikan pijakan kaki cukup kokoh.
c.       Untuk mengambil benda yang lebih rendah dari pinggang,jaga punggung lurus dan tekuk lutut dan pinggul.jangan membungkuk kedepan pada pinggang dengan lutut lurus.
·         Menjangkau benda diatas kepala
a.       Gunakan kursi untuk mencapai benda yang ingin diraih.
b.      Dekatkan tubuh sedekat mungkin kebenda yang dibutuhkan.
c.       Pastikan berat benda yang akan diangkat.
d.      Gunakan kedua tangan untuk mengagkat.
·         Posisi tidur dan berbaring
Posisi berbaring atau posisi tidur yang terbaik mungkin bervariasi. Adpun posisi berbaring bantal harus dibawah kepala, tapi tidak bahu, dan harus dengan ketebalan yang memungkinkan kepala berada dalam posisi normal untuk menghindari punggung tegang. Bisa juga menempatkan bantal diantara bantal sebagai ganjal.
·         Tidurlah dengan posisi yang membantu mempertahankan kurva punggung ibu.
·         Hindari tidur terkurap.
·         Pilih kasur yang rata, tempatkan kasur dilantai jika perlu dan nyaman.
DAFTAR PUSTAKA
Alimul,Aziz.2006.Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia.Jakarta:Salemba Medika
Potter and Perry Volume 2 .2006.Fundamental Keperawatan ( Mobilisasi dan Imobilisasi Bab 37).Jakarta:EGC
Alimul,Aziz.2006.Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia.Jakarta:Salemba Medika
Potter and Perry Volume 2 .2006.Fundamental Keperawatan ( Mobilisasi dan Imobilisasi Bab 37).Jakarta:EGC


Penyakit Gagal Jantung
Penyakit Gagal Jantung yang dalam istilah medisnya disebut dengan "Heart Failure atau Cardiac Failure", merupakan suatu keadaan darurat medis dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya {curah jantung (cardiac output)} tidak mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh.

Dampak dari gagal jantung secara cepat berpengaruh terhadap kekurangan penyediaan darah, sehingga menyebabkan kematian sel akibat kekurangan oksigen yand dibawa dalam darah itu sendiri. Kurangnya suplay oksigen ke otak (Cerebral Hypoxia), menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dan berhenti bernafas dengan tiba-tiba yang berujung pada kematian.

Gagal jantung kongestif pada bayi dan anak merupakan kegawatdaruratan yang sangat sering dijumpai oleh petugas kesehatan dimanapun berada. Keluhan dan gejala sangat bervariasi sehingga sering sulit dibedakan dengan akibat penyakit lain di luar jantung.

Kondisi pada penyakit gagal jantung bukanlah berarti bahwa jantung stop bekerja (cardiac arrest), melainkan jantung tidak lagi mampu memompakan darah sebagaimana tugasnya sehari-hari bagi tubuh seseorang.


·  Klasifikasi Penyakit Gagal Jantung
Ruang Jantung terbagi atas empat ruang yaitu Serambi kanan dan serambi kiri yang dipisahkan oleh septum intratrial, kemudian Bilik kanan dan bilik kiri yang dipisahkan oleh septum interventrikular.

Gagal jantung dapat terjadi pada salah satu sisi bagian jantung, misalnya gagal jantung bagian sisi kiri atau gagal jantung bagian sisi kanan saja.
·  Penyebab Penyakit Gagal Jantung
Gagal jantung dapat disebabkan oleh gangguan primer otot jantung itu sendiri atau beban jantung yang berlebihan ataupun kombinasi keduanya. Secara garis besar, faktor kemungkinan yang menyebabkan penyakit gagal jantung adalah orang-orang yang memiliki penyakit hipertenisi, hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), perokok, diabetes (kencing manis), obesitas (kegemukan) dan seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit jantung serta tentunya pola hidup yang tidak teratur dan kurang ber-olah raga.


·  Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Jantung
Tanda serta gejala penyakit gagal jantung dapat dibedakan berdasarkan bagian mana dari jantung itu yang mengalami gangguan pemompaan darah, lebih jelasnya sebagai berikut :
  1. Gagal jantung sebelah kiri ; menyebabkan pengumpulan cairan di dalam paru-paru (edema pulmoner), yang menyebabkan sesak nafas yang hebat. Pada awalnya sesak nafas hanya dirasakan saat seseorang melakukan aktivitas, tetapi sejalan dengan memburuknya penyakit maka sesak nafas juga akan timbul pada saat penderita tidak melakukan aktivitas. Sedangkan tanda lainnya adalah cepat letih (fatigue), gelisah/cemas (anxity), detak jantung cepat (tachycardia), batuk-batuk serta irama degub jantung tidak teratur (Arrhythmia).

  1. Sedangkan Gagal jantung sebelah kanan ; cenderung mengakibatkan pengumpulan darah yang mengalir ke bagian kanan jantung. Sehingga hal ini menyebabkan pembengkakan di kaki, pergelangan kaki, tungkai, perut (ascites) dan hati (hepatomegaly). Tanda lainnya adalah mual, muntah, keletihan, detak jantung cepat serta sering buang air kecil (urin) dimalam hari (Nocturia).

·  Diagnosa Penyakit Gagal Jantung
Biasanya, diagnosa ditegakkan berdasarkan tanda dan gejala yang dikeluhkan ataupun yang terlihat langsung saat dilakukan pemeriksaan. Untuk memperkuat diagnosa, dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan, misalnya ;
  1. Pemeriksaan fisik, adanya denyut nadi yang lemah dan cepat, tekanan darah menurun, bunyi jantung abnormal, pembesaran jantung, pembengkakan vena leher, cairan di dalam paru-paru, pembesaran hati, penambahan berat badan yang cepat, pembengkakan perut atau tungkai.
  2. Pemeriksaan Rontgen atau X-ray (ronsen), pada bagian dada bisa menunjukkan adanya pembesaran jantung dan pengumpulan cairan di dalam paru-paru.
  3. Pemeriksaan ekokardiografi (menggunakan gelombang suara untuk menggambarkan jantung) dan elektrokardiografi (menilai aktivitas listrik dari jantung).

·  Pengobatan Penyakit Gagal Jantung
Dalam penatalaksanaan atau perawatan pasien dengan kasus penyakit gagal jantung, ada tiga hal mendasar yang menjadi acuan, diantaranya ; Pengobatan terhadap Gagal jantung sendiri, Pengobatan terhadap penyakit yang mendasari dan Pengobatan terhadap faktor pencetus.
Termasuk dalam pengobatan medikamentosa yaitu mengurangi retensi cairan dan garam, meningkatkan kontraktilitas dan mengurangi beban jantung. Sedangkan penanganan secara umum meliputi istirahat, pengaturan suhu dan kelembaban, oksigen, pemberian cairan dan diet.

Pemberian obat-obatan, seperti obat inotropik (digitalis, obat inotropik intravena), obat vasodilator (arteriolar dilator : hidralazin), venodilator (nitrat, nitrogliserin), mixed dilator (prazosin, kaptopril, nitroprusid), diuretik serta obat-obatan disritmia.

Tindakan pembedahan, hal ini biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit jantung bawaan (paliatif, korektif) dan penyakit jantung didapat (valvuloplasti, penggantian katup).
·  Pencegahan Penyakit Gagal jantung
Bagi Anda yang merasakan adanya tanda dan gejala seperti yang disebutkan diatas, sebaiknya segera memeriksaakan diri ke dokter. Mengurangi faktor yang dapat menyebabkan kondisi gagal jantung, berhenti merokok, kurangi konsumsi makanan berlemak, upayakan melakukan olah raga, pola atau haya hidup yang teratur.

Tentunya bagi mereka yang mengalami atau menderita penyakit yang dapat berakibat menimbulkan serangan gagal jantung sebaiknya rutin meng-kontrolkan diri ke dokter, misalnya penderita darah tinggi (Hypertension), kencing manis (Diabetes), penumpukan plak (kolesterol atau lainnya) pada pembuluh darah jantung (
Coronary Artery Disease).